Minggu, 09 Agustus 2009

Imma anak sholehah





"Assalamualaikum Warahmatullahi wa barakatuh.Mari kita mulai pengajian ini dengan basmalah. Baiklah ibu2, tema pengajian hari ini adalah puasa di bulan Ramadhan."

"Ibu2, madesi2 muaki gah?"

Ibu Hj. Imma memberikan ceramahnya dengan lancar, sambil deselingi bahasa bugis.
Isi pengajian : Bla..bla..bla..


Ibu2 peserta pengajian yang semangat menghadiri pengajian :

"Asyik..bental lagi lebaran..kan banyak dapet saweran ma pake baju balu."







"Hah?? What?? Lebalan yah...eh jeng..jeng..gak boleh lebalan kalo gak puasa tau..."






2 Jam kemudian,
Ibu2 pengajian sudah terlihat ngantuk.



"Ya ampun..lama banget cih celamahnya..aku kan udah ngantuk..eh jeng-jeng yg lain juga udah pada ngantuk yah??pulang aja yuks.."






"Hah??ngomong apa tadi..huah!!! iya ceu...ngantuk pisan euy..teu ngarti ngomong naon da pake bahasa bugis sagala.."






NB : Untuk para ibu2, jangan ditiru ngantuk seperti ini saat ujian. Foto ini diambil diam2 tanpa sepengetahuan ibu2 yang ngantuk2 ini.






Selasa, 04 Agustus 2009

Kiat disayang Suami

Yuks, kita koreksi diri dan terus belajar untuk jadi istri sholehah.

Kiat disayang Suami

1. Terbukalah Kepada Suamimu
2. Jangan selalu menyimpan rahasia kepada suamimu
3. Berbohong kepada Suami yang dibolehkan
Sembunyikan perasaan marah kepadanya dan menyimpan perasaan benci.Jangan tampakkan hal itu kepadanya dan jangan pula menceritakan kemarahan itu kepada orang lain.
4. Obati kekesalan hati suamimu
5. Kau Bukan Wanita Pertama dalam hidupnya
Wanita pertama dalam hidupnya adalah Ibunya. Dialah yang tahu segala sesuatu tentangnya semenjak masih dalam buaian dan asuhannya, bahkan mungkin ia lebih banyak mengenal tentangnya daripada dirinya sendiri.
Wasiatkan suami untuk senantiasa berbakti kepada ibunya,mengunjunginya,dan mengasihinya.
6. Berbicaralah yang baik dan sopan dengan orang tuanya
7. Jadilah Telaga Baginya di tengah kehausan
8. Berhiaslah untuknya
9. Aturlah pekerjaan rumah dengan baik
10.Jagalah pernikahanmu demi kesehatanmu
Wanita yang bahagia dengan pernikahannya memiliki kekebalan tubuh yang lebih besar daripada wanita yang tidak bahagia.
Dan wanita2 yang menikah, secara umum memiliki kekebalan lebih kuat daripada wanita2 yg tidak menikah & telah mencapai usia 35 tahun.
11.Ajarkan dia mengucapkan kata2 cinta & romantis
12.Jauhilah perasaan marah
13.Jadikanlah diri puas dengan apa yang didapatkan dari suami
14.Dimana engkau berada di antara yg empat
15.Terimalah niat baiknya dengan senang hati
16.Menutup rapat2 rahasia hubungan seksual
17.Bila suamimu tidak menghiraukan nasehatmu
18.Kapan suamimu sangat membutuhkanmu?
19.Kurangi cacian dan kritikan
20.Agar engkau tidak menjadi pembunuh suamimu
21.Sebelum engkau stress dan frustasi
22.Agar engkau terhindar dari perceraian
23.Tatapan, sentuhan dan kelembutan sangat berarti

Teruntuk suamiku tercinta : pupu chayank

Baru setahun lebih 3 bulan pernikahan ini kami jalani, namun aku masih belum merasa sepenuhnya menjadi istri sholehah karena aku masih harus banyak belajar, karena aku masih butuh bimbinganmu, wahai suamiku..
Tak akan pernah puas dan tak akan ada ujungnya batas pengabdianku padamu, wahai suamiku...
Ajarkan aku dan bimbinglah aku menjadi istri yang shalih, wahai suamiku..
Jangan pernah lelah menuntunku menjadi ahli shurga...
Dampingilah aku mendidik anak2 kita menjadi anak2 shalih
Jangan pernah lelah untuk mencintaiku sampai akhir hidupmu...
"Ya Allah jadikanlah hamba istri yang sholehah, istri yg berbakti kepada suami hamba, yang bisa merawat suami hamba sampai akhir hayat hamba, agar hamba bisa merasakan nikmatnya ShurgaMu."


Sumber : 23 Kiat Disayang Suami oleh M.Rasyid 'Uweid

Ketika Maut Menjemput Mbah Surip









Hanya Allah yang tahu kapan Malaikat Izrail ini mencabut nyawa kita.
Baru saja Malaikat Izrail mencabut nyawa Mbah Surip. Di tengah ketenaran dan karirnya yang melambung tinggi, Mbah Surip pulang...
Ketika baru saja menanamkan kesan di hati para pecinta musik Indonesia, Mbah Surip tiba2 dipanggil Allah.
Ya itulah rahasia Allah.

Mba Surip meningggalkan banyak kesan juga di hatiku. Bukan karena aku mengidolakannya, namun karena aku banyak belajar darinya.
Di saat usianya senja, dia masih semangat mencari nafkah.
Lihat saja kerutan tua di wajahnya yang tampak begitu lelah namun bahagia.
Hanya tawa dan ceria yang ada dalam kesehariannya.
Di saat mungkin sedih ada di hatinya, dia masih bisa ceria.
Di saat kekayaan melimpah dan popularitas di tangannya, dia masih bertahan dalam kesederhanaannya.
Di saat yang lain sibuk menampakkan dirinya seperti orang kaya, dia masih bertahan menjadi dirinya sendiri.
Sungguh kepribadian yang indah.

"Tak Gendong Kemana-mana". Lagu ini selalu pupu nyanyikan sejak aku masih hamil.
Untuk menunjukkan sayangnya, pupu selalu menghiburku dengan lagu ini. Pupu pengen menggendong aku kemana2 walau badanku seberat karung beras waktu itu (so sweet).
Walau mungkin ujung2nya bukan digendong, tapi digeret (karena gak kuat.hehe)

"Tak Gendong Kemana-mana". Lagu ini juga selalu pupu nyanyikan sejak Imma lahir sampe sekarang. Makanya Imma jadi cucunya Mbah Surip yang selalu minta gendong.

Selamat Jalan Mbah Surip, moga engkau mendapatkan tempat terbaik di sisi Nya. Amin.

Mendidik Anak Menjadi Shalih

Anak adalah anugerah yang Allah titipkan pada kita. Syukuri segala nikmat ini dengan mendidiknya menjadi anak yang shalih.
Mudah2an info ini berguna untuk para orang tua atau calon orang tua.

Cara Mendidik Anak Menjadi Shalih :

1. Memperdengarkan ucapan2 yang baik
2. Mengajarkan ucapan2 Islami
3. Membiasakan anak dengan adab Islam sehari-hari
4. Memniasakan membaca doa2
5. Mengajarkan membaca Al-Quran
6. Menanamkan Sifat dan sikap terpuji
7. Menjauhkan anak dari sifat dan sikap tercela
8. Mendidik anak menghormati hak2 orang tua
9. Menanamkan sikap hormat kepada yang lebih tua dan sayang kepada yang lebih muda
10.Menanamkan tanggung jawab menjaga kerukunan dan kedamaian keluarga
11.Membiasakan anak bermusyawarah dalam menyelesaikan masalah
12.Mendidik anak memelihara hubungan kekerabatan
13.Mengajarkan ketentuan2 auraut
14.Mengajarkan hal ihwal-mahram
15.Mengarahkan anak berteman dengan anak2 yg baik
16.Mendidik anak menghormati hak tetangga
17.Mendidik anak menghormati guru
18.Mendidik anak menghormati hak tamu
19.Mendidik anak menghormati hak sesama muslim
20.Mendidik anak mensyukuri nikmat
21.Menyelamatkan anak dari makanan & minuman yg haram
22.Membiasakan dan mengajarkan hal-ihwal bersuci
23.Mengajak dan mendidik anak menjalankan sholat
24.Menanamkan kesadaran berzakat
25.Mendidik dan melatih anak berpuasa
26.Mengenalkan haji dan umrah
27.Menanamkan keimanan kepada Allah
28.Menanamkan keimanan kepada malaikat2 Allah
29.Menanamkan keimanan kepada kitab2 Allah
30.Menanamkan keimanan kepada rasul2 Allah
31.Menanamkan keimanan kepada hari akhir
32.Menanamkan keimanan kepada takdir
33.Menanamkan keimanan akan adanya nilai baik & buruk
34.Menjauhkan anak dari hal2 yang merusak Iman
35.Menanamkan kecintaan kepada Allah dan Rasulnya
36.Menanamkan kecintaan pada Al-Quran dan sunah Nabi
37.Menanamkan kecintaan pada syariat ISlam
38.Menanamkan kecintaan kepada Keluarga Rasulullah SAW
39.Menanamkan kecintaan kepada para sahabat Rasulullah SAW
40.Menanamkan kecintaan kepada masjid
41.Menanamkan kecintaan kepada ilmu
42.Mengajarkan norma sosial ekonomi islam
43.Menanamkan sikap kritis
44.Mendidik anak mandiri
45.Mendidik anank menghargai sesama manusia
46.Menanamkan semangat kepedulian terhadap orang2 lemah
47.Mengenalkan hukum waris
48.Mendidik anak menjadi mujahid
49.Menanamkan jiwa anti kemungkaran
50.Mendidik anak melakukan toleransi antar umat beragama

"Ya Allah, terima kasih atas anugerah yang indah ini kepada rumah tangga kami.
Jadikan kami orang tua yang bisa mendidik anak2 kami menjadi anak yang shalih yang bisa menyelematkan kami di akheratMu kelak,
dan bisa membawa kami ke ShurgaMu kelak.Aminn.."

Sumber: 50 Pedoman Mendidik Anak Menjadi Shalih oleh Drs.M.Thalib

Minggu, 02 Agustus 2009

Jauh di Mata Dekat di Hati

3 malam pupu nemenin bunda ma Imma bobo. Barusan aja pupu pulang lagi ke Bandung. Sedih..baru 2 minggu lagi kita ketemu. 3 malam sangat berkesan. Kangen2an puas2in deh, walau gak puas.Hehehe.
Aku yang terpisah cuma 4 jam pake mobil aja dan hanya 2 minggu kangennya kayak gini. Gimana yah untuk pasangan yang dipisahkan oleh pulau atau bahkan negara dan mereka mungkin ketemu hanya setaun sekali, sebulan sekali, atau bahkan belum ketemu. Gak kebayang kalo aku kayak gitu. Biasanya aku suka nangis kalo ditinggal pupu. Ditinggal gangguan ke site aja malem2 nangis. Hehehe.
Kasian pupu di Bandung sendirian lagi. Gak ada yang mijitin, gak ada yang nyuapin, gak ada yg buatin air panas, gak ada yg nyiumin..hehehe. Mudah2an aja listrik cepet masuk, biar aku bisa pulang ke Bandung. Janjinya seh bulan Agustus ini. Tapi ya sejauh ini seh belum ada omongan yang bisa dipercaya. Tapi mudah2an aja kali ini bener. Biar kita bisa ngumpul lagi...Imma nya mau digendong pupu lagi...
Pupu baru sms, udah naik Bus. Mudah2an selamat sampai tujuan. Amin...
Peluk cium buat pupu yang lagi di jalan dari Bunda ma Imma.Mmmuachhh..

Imma botak

Pose Imma botak


















Rabu, 29 Juli 2009

Imma 1 bulan

Baiklah...Blog kali ini diawali oleh Tawa Imma....


--> Btw kakinya sapa itu yah...merusak pemandangan..
Dicari : pemilik kaki dengan ciri2 seperti gambar di samping














--> Gaya Imma miring











--> Metamorfosis monyongnya Imma
Sampe sekarang bunda belum tau artinya apa kalo
Imma monyong gitu.
Analisis sementara : Gak mau nenen





--> Imma belajar tengkurap







-- > Aduh..pucing aku, daripada dengerin bunda nyanyi, mending bobo deh..





















--> Horee...aku mau digendong bunda..















--> Olah raga dulu ah..eh ketekku keliatan. Malu aku..



--> Hehehe..ketauan mau ambil fotonya Imma yah..















Aku udah bisa angkat kepala loh..Abis capek bobo mulu..












Aku juga udah pake celana loh..gak enak pake popok..

NB : Buat Pupu chayank, besok janji yah...tengokin Imma ma bundanya. Biar weekend ini bisa kumpul bertiga. Miss u...Mmmuachhh..