Hanya beberapa kali saja kita bertemu karena jarak yang sangat jauh.
Perbedaan bahasa daerah kita terkadang membuat kesalahpahaman dalam berkomunikasi,
namun aku berharap itu bukan menjadi masalah bagi rumah tangga kami karena ada yang lebih penting dari itu.
Inilah sosok 4 butir cinta tersebut.
1. Ayah --> seorang laki2 yang penyabar,lembut, tidak pernah marah, tenang, penyayang.
Sosok ayah yang sangat menyayangi anak2nya. Memiliki cita2 yang tinggi untuk menyekolahkan anak2nya sebagai kewajiban orang tua.
Apapun akan dilakukan untuk anak2nya. Ayah rela meninggalkan pekerjaannya dan ambil pensiun dini dari dinas pendidikan untuk menemani kakak kuliah di bandung.
Sampai sekolah SMP, ayah selalu antar jemput kakak ke sekolahnya. Begitu juga dengan Adi, bahkan sampai SMA ayah selalu antar jemput ke sekolahnya.
Ayah tipe laki-laki setia. Ibu selalu ditemaninya, dan selalu dijaganya. Apapun yang Ibu mau, pasti ayah kabulkan.
2. Ibu --> seorang wanita pekerja keras, walau sakit2an. Keras kepala adalah ciri khasnya. Jika menurut dia A, ya harus A, tidak ada seorang pun yang bisa merubah itu.
Sosok ibu yang sangat menyayangi anak2nya. Saat sehat, apapun pekerjaan rumah dia lakukan dengan sangat gesit karena tidak bisa diam.
3. Adi --> Seorang laki2 yang penyabar, lembut. Ciri khasnya adalah tertawa. Tiada hari tanpa tertawa. Mungkin tertawanyalah yang dirindukan orang2 saat tak bersamanya lagi.
Sifat dan gayanya mirip sekali dengan ayah, mulai lembutnya, sabarnya, bijaknya, sampai gaya rambutnya, gaya jalannya.
4. Kakak --> Inilah yang menjadi pendamping hidupku. Walaupun keras kepala, tapi dia suami yang penyayang. Walau gak selalu romantis, tapi sekali2 suka kasih mawar saat pulang kerja, suka bilang "Pupu, chayank cekali ma bundanya..", suka cium2.
Walau manja, tapi aku suka karena manjanya kita bisa gantian. Dia juga manjain istrinya. Walaupun gak sabaran, tapi dia bisa jadi orang yang sangat penyabar untuk hal yang lebih besar. Suka banget kalo makannya disuapin. Suka banget kalo istirahat di rumah saat liburan.
Suka banget dibuatin pisang goreng pake sambel buatan bunda. Hmmm terkadang boros, tapi gak pelit seh...Pokoknya semua2nya I luph u deh...sayang aja dia gak ada di sampingku ma imma sekarang.

Imma dalam pelukan 4 butir cinta dari Sengkang
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar