Selasa, 21 Juli 2009

Indahnya menjadi Ibu

3 minggu menjadi ibu...hmmm indah sekali..
bahagianya melebihi kebahagiaan apapun di dunia ini.
Tidak ada hentinya mulut ini mengucap syukur atas karunia Allah yang indah ini.
Subhanallah...dia menjadi bagian dari hidupku.
Tak rela jika 1 jentik nyamuk pun menggigitnya.
Khawatir ketika tali pusatnya belum puput juga
Khawatir ketika tidak bisa mengganti kain kassa tali pusatnya.
Khawatir saat dia menangis.
Senang saat dia tersenyum.
Senang saat dia menyusu dengan lahap.
Kembali khawatir saat tersedak karena terlalu lahap.
Tenang saat melihatnya tidur nyenyak.

Sungguh indahnya jadi ibu...
meski harus bangun malam mengganti popoknya karena basah pipis atau pup.
meski harus bangun malam karena harus menyusuinya.
meski kekurangan tidur saat tidurnya gelisah karena mata ini selalu ingin menjaganya.

Sungguh besarnya pengorbanan ibu...
ketika berjuang melawan maut melahirkannya...
ketika harus kehilangan waktu tidur nya karena selalu menjaganya
ketika kekhawatiran yang selalu muncul karena begitu menyayanginya
katika selalu memanjatkan shalawat di telinganya setiap saar
ketika doa tak pernah terlewat di setiap hembus nafasnya...
"Jagalah anakku, lindungilah anakku, berikan kesehatan, tumbuhkan menjadi anak yang normal, shalihah, cerdas, yang nantinya berguna bagi umat "
Hanya Allah yang melindungi anakku...

Mari ingat ibu kita....
"Kasih sayang orang tua sepanjang masa"
sampai tingkat keturunan keberapapun, anak, cucu, buyut, dll, kasih sayang orang tua takkan hilang.
Mamah selalu menemaniku saat aku berjuang melawan maut melahirkan cucu untuknya.
Doanya tak pernah terlewat sedetikpun...Sampai aku melahirkan, dia selalu merawatku dan cucunya, meski aku tahu dia sangat lelah...
Sekarang, Mamah menemani anggi (adikku) di rumah sakit.
Aku merasakan bagaimana perasaan seorang ibu ketika anaknya sakit. Hari2 sebelum anggi masuk RS, mamah gak bisa tidur karena selalu menjaga anggi.
Dan seorang ibu selalu berkata dalam hatinya "Ya Allah, sehatkan anakku. Jangan beri sakit kepadanya. Biar aku saja yang merasakan sakitnya".
Teringat saat2 proses melahirkan, mamah berkata "Ya Allah, biar aku saja yang merasakan mulas dan sakitnya teteh melahirkan"
Subhanallah...
My little Anggi, cepet sembuh yah..biar bisa jadi suster dede imma lagi.

Begitu juga dengan ibu mertuaku...
Demi cucunya, dia rela menempuh perjalanan jauh menyeberang laut dan pulau meski kesehatannya tak mendukung.
Tapi Allah mengizinkan untuk bisa merawat cucunya walau hanya 3 minggu.
Apa namanya kalau bukan sayang??
Itu juga yang dilakukannya kepada Adi (adik iparku). Dia rela meningggalkan semua kegiatan di Sengkang untuk menemani dan merawat Adi di makassar.
Tidak mau sedetikpun meninggalkan anaknya.

Mom...
I Love u...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar